Masjid Ampel dan Makam Sunan Ampel Wisata Religi Menarik di Surabaya

shares |

Masjid Ampel dan Makam Sunan Ampel- Surabaya ya jika anda berkunjung ke kota yang berada di provinsi Jawa Timur Ini pasti akan ingat dengan kisah Sunan Apel. Seorang Toko besar daan penting bagi penyebaran agama Islam di pulau Jawa. Banyak peninggalan bersejarah dari sosok sunan yang pernah nyebarkan islam di Surabaya.

Salah satunya Masjid, yang dikenal sebagai masjid terbesar nomor dua di Surabaya ini, kini tidak henti-hentinya diramaikan para penziarah, Karena di masjid di dekat masjid tersebut sunan Ampel di makamkan. Masjid peninggalan Sunan Ampel ini sekarang di kenal dengan Masjid Ampel./Masjid Sunan Ampel yang dibangun dengan gaya arsitektur jawa kuno dan nuansa arab islami yang sangat lekat ini, terasa kental bagi masyarakat setempat. 

Masjid Ampel dan Makam Sunan Ampel Wisata Religi Menarik di Surabaya

Di Masjid ini pula, para ulama membicarakan ajaran Islam sesuai petunjuk Allah. Sekaligus membahas metode penyebarannya di Pulau Jawa. Biasanya Masjid sunan Ampel di Surabaya saat menjelang dan selama bulan ramadhan selalu dipadati pengunjung untuk berziarah. 

Di tempat ini konon, kabarnya menjadi tempat berkumpulnya para ulama dan Wali Allah dari berbagai daerah di tanah Jawa. Kemudian oleh warga Ampel Masjid dan makam Sunan Ampel dibangun sedemikian rupa agar orang yang ingin melakukan sholat di masjid dan berziarah dapat merasa nyaman dan tenang. 


Hal ini tampak jelas dengan dibangunnya lima Gapuro (Pintu Gerbang) yang merupakan simbol dari Rukun Islam. Dari arah selatan tepatnya di jalan Sasak terdapat Gapuro bernama Gapuro Munggah, dimana pejiarah akan menikmati suasana perkampungan yang mirip dengan pasar Seng di Masjidil Haram Makkah, yang menggambarkan seorang muslim wajib naik haji jika mampu. 

Setelah melewati lorong perkampungan yang menjadi kawasan pertokoan yang menyediakan segala kebutuhan, mulai busana muslim, parfum, kurma dan berbagai assesoris orang yang sudah pernah melakukan ibadah haji lengkap tersedia di pasar Gubah Ampel Suci. 

Masjid Ampel dan Makam Sunan Ampel Wisata Religi Menarik di Surabaya

Kemudian pejiarah dapat melihat sebuah Gapuro Poso (Puasa) yang terletak di selatan Masjid Sunan Ampel. Kawasan Gapuro Poso ini memberikan suasana pada bulan puasa Ramadhan, yang artinya seorang muslim wajib berpuasa. Selesai melewati Gapura, pejiarah akan memasuki halaman Masjid, disana akan tampak bangunan Masjid Induk yang megah dengan menaranya yang menjulang tinggi yang dibangun oleh Sunan Ampel, dan sampai sekarang masih tetap utuh baik menara maupun tiang penyangganya.

Banyak para peziarah menghabiskan waktunya untuk shalat, berzikir, tadarus dan bahkan tidak sedikit pejiarah yang berdoa di samping makam Sunan Ampel. Setelah selesai, perjalanan dapat dilanjutkan, dan pejiarah akan menjumpai Gapuro Ngamal, yang artinya bershodaqoh. Shodaqoh itupun digunakan untuk pelestarian dan kebersihan kawasan Masjid dan Makam. Itupun menggambarkan Rukun Islam tentang wajib zakat.

Masjid Ampel dan Makam Sunan Ampel Wisata Religi Menarik di Surabaya

Gapura lainnya yang letaknya tidak jauh dari tempat tersebut yakni Gapuro Madep, persis di sebelah barat Masjid Induk, dan disana para pejiarah akan menjumpai makam Mbah Shanhaji, sebagai simbol arah kiblat Masjid Agung Sunan Ampel, yang menggambarkan sholat menghadap kiblat.

Terakhir, para pejiarah akan melihat Gapuro Paneksen untuk masuk ke makam. Ini menggambarkan sebagai syahadat "Bersaksi tiada Tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad utusan Allah". Hal lain yang dapat menjadi daya tarik pejiarah adalah, dilokasi tersebut terdapat sumur yang dulu dibuat oleh Sunan Ampel dan pengikutnya. 

Menurut sejarah, pada masa penjajahan dulu, masjid yang berbahan kayu jati yang didatangkan dari beberapa wilayah di Jatim ini punya karomah  tersendiri. Bahkan, saat kolonial membombardir Surabaya dengan peluru dari berbagai arah, dan menimbulkan kerusakan di sana-sini. Masjid Ampel tidak terusik atau mengalami kerusakan sedikitpun. 

Hingga kini, kawasan Masjid Ampel semakin terkenal. Tidak hanya dari dalam kota banyak juga para peziarah yang datang dari luar kota Surabaya , bahkan peziarah dari manca Negara, karena tidak ingin menyia-nyiakan tempat banyak menyimpan bersejarah ini.
Guna untuk melindungi dan melestarikan budaya dan sejarah bangsa, pemerintah Provinisi Jawa Timur menjadikannya masjid tersebut sebagau cagar budaya dan kawasan wisata religi, terus melalukan pemugaran agar tetap terjaga kelestariannya.

Related Posts