Nasi Kucing Khas Kuliner Tradisional Jogja

shares |

Nasi Kucing Khas Kuliner Tradisional Jogja- Jogjakarta serasa tidak ada habisnya jika cerita tentang Jogjakarta, salah satu daerah istimewa yang ada di Indonesia mempunyai banyak tempat wisata yang terkenal di Nusatara bahkan sampai ke mancanegara dengan penduduknya yang sangat ramah menyambut setiap wisatawan berkunjung ke kota yogyakarta. 

Banyak sekali tempat wisata yang bisa di kunjungi di jogja mulai dari wisata sejarah seperti situs peninggalan zaman kerajaan seperti Keraton Jogja.

Nasi Kucing Khas Kuliner  Tradisional Jogja
Img: www.negerikuindonesia.com/2015/07/angkringan-warung-makan-tradisional.html

Selain Keraton jogja ada lagi situs sejarah yang terkenal yaitu Candi Prambanan, sedangkan untuk wisata pantai bisa mengunjungi pantai parang tritis dan pantai baron yang sangat terkenal dan masih banyak lagi.

Yang di sebutkan diatas hanya sebagian kecil saja wisata di Jogjakarta yang sudah sangat terkenal di masyarakat Indonesia meskipun belum mengunjungi tapi bisa juga dengan melihat tayangan di Televisi atau berita koran yang sudah vamelier di telinga.

Tapi  artikel kali ini blog Traveluxion  bukan membahas tentang tempat wisata di jogja melainkan mau membahas tentang kuliner yang ada di jogja bukan merupakan kuliner mewah,bukan juga kuliner kalangan atas, bukan juga kuliner yang tampilannya menarik tapi unik, dan sangat terkenal kalau anda sedang berkunjung ke Jogja yaitu Nasi Kucing.

nasi kucing jogjakarta

Mungkin masih ada yang belum tahu apa itu nasih kucing tapi untuk pulau jawa ini sudah tidak asing lagi makanan khas ini akan anda banyak temui di pinggir jalan yang di jual di tempat kecil biasa di sebut angkringan, walaupun saat ini nasi kuning tidak hanya di jual di tepi jalan tapi sudah banyak tempat mewah yang menyediakan nasi kucing khas jogja ini.


Pada awalnya nasi kucing di jual untuk kalangan bawah karena hanrganya yang sangat-sangat murah untuk perporsinya. di angkringan jogjakarta nasi kucing di hargai sekitar 500 rupiah sampai dengan 1000 rupiah sangat murah sekali bukan? makanya yang menikmati nasi kucing banyaak dari kalangan bawah seperti tukang becak, tukang ojek, mhasiswa juga ada, dan kalangan lain yang mungkin sengaja mau mencicipi makanan khas dan unik ini.

O ya mungkin kalau belum tahu tentang nasi kucing kok bisa di jual murah sekali untuk zaman sekarang serasa tidak masuk akal, perlu di ketahui nasi kucing (bahasa jawa:sego kucing) ini merupakan nasi bungkus dengan posrsi seperti nasi untuk memberi makan kucing, karena itu masyarakat jawa biasa nyebutnya nasi kucing/sego kucing.

Itu sekilas yang sering terdengar dari masyrakat jawa. Sebetulnya nasi kucing ini makanan yang berasal dari Yogyakarta, Semarang, dan Surakarta. Porsi nasi kucing yaitu sedikit, biasanya ditambah sambal, ikan, dan tempe, lalu dibungkus daun pisang.

menu tambahan nasi kucing kuliner tradisional

Nasik Kucing biasanya di campur dengan sambal teri atau tempe ya tentu dengan porsi sedikit juga, untuk makan nasi kucing tidak cukup hanya makan satu bungkus saja, bisa dua,bisa tiga, untuk yang biasa makan dengan porsi jumbo tentu bisa saja menghabiskan 10 bungkus untuk sekali makan.

Angkringan itu tempat yang biasa menjual/menyediakan nasi kucing,di angkringan bisa menikmati lauk lainnya selain nasi kucing untuk menambah menu,di angkringan biasanya tersedia seperti nasi sate usus, leher ayam, dan sate puyuh juga ada dan masih banyak lagi yang lain.

Tentu dengan menambah menu pasti dengan harganya juga nambah, karena setiap menambah menu itu sudah ada harganya masing-masing, tapi jangan kuatir semua masih sangat terjangkau. Di sebut angkringan kalau menurut saya pribadi bisa jadi karena di ambil dari kata nagkring atau nokrong, atau tempat nongkrong.

Biasa angkringan mangkalnya di pinggir jalan untuk lebih dekat dengan pembeli yang sekalian menikmati suasana malam dan melihat lalu lalang kendaraan tapi tetep asik buat cuci mata mesti hanya nongkrong di angkringan.

Angkringan juga biasa masyarakat joga untuk tempat santai sambil ngobi bareng teman untuk ngobrol, lebih asiknya lagi anda akan melihat pemandangan tempat masak air yang tradisional dengan menggunakan arang briket tentu pasti sudah tahu ceret atau tempat masak hitam karena kena asap tapi di situlah letak uniknya dan menimbulkan keasikan tersendiri bagi pengunjung akringan jogja. 

Nasi kucing angkringan kayaknya dua kata itu sudah melekat dan susah untuk di pisahkan, asal nyebut nasi kucing pasti di benak kita ada kata angkringan, alaupun saat ini nasi kucing sudah banyak di jual di tempat-tempat elit tentu dengan menu yang sudah di modifikasi dengan cita rasa modern bisa anda temukan di cafe-cafe yang ada di jogjakarta.

Baca Juga: Tempat Romantis Di Jogja Pada Malam Hari

Itu saja untuk nasi kucing khas kuliner tradisional jogja, walaupun nasi kuning bisa di jumpai di semarang, dan Surakarta tapi yang cukup sering terdengar dan di jumpai di jogja makanya judul artikelnya khas kuliner tradisional jogja.

Jika anda traveling ke pulau jawa khusunya DI. Yogyakarta jangan lupa menyempatkan utnuk mampir di angkringan dan menikmati Nasi Kucing.

Related Posts