Taman Nasional Gunung Leuser Destinasi Wisata Alam yang Menarik

shares |

Taman Nasional Gunung Leuser merupakan perwakilan tipe ekosistem hutan pantai, dan hutan hujan tropika dataran rendah sampai pegunungan.Taman Nasional Gunung Leuser memiliki 3 (tiga) fungsi yaitu : a. perlindungan sistem penyangga kehidupan; b. pengawetan keanekaragaman jenis tumbuhan dan satwa beserta ekosistemnya; c. pemanfaatan secara lestari sumber daya alam hayati dan ekosistemnya. 

Taman Nasional Gunung Leuser meliputi Kawasan Nangroe Aceh Darussalam yang tangguh dan Provinsi Sumatera Utara yang antik, sebagian besar sisa taman nasional di wilayah subur Aceh Tenggara dikaruniai dengan buah-buahan tropis seperti mangga, rambutan, durian, alpukat, jeruk, pepaya, dan jambu biji. 



Taman Nasional Gunung Leuser taman nasional gunung leuser melindungi satwa langka yaitu taman nasional gunung leuser merupakan tempat perlindungan hewan

Bagian lain Taman Nasional gunung lauser yang terletak di bagian Aceh timur, Aceh selatan, dan Langkat Sumatera Utara, yang terkenal sebagai penghasil kopi dan tembakau kelas dunia. Sebagian besar pengunjung biasanya memulai petualangan mereka di taman nasional melalui Bukit Lawang, Sumatera Utara, di mana Anda dapat menemukan raksasa hutan yang lembut, orangutan. Temukan kelembutan primata yang ramah tersebut ketika Anda mulai di sini.

Hampir seluruh kawasan ditutupi oleh lebatnya hutan Dipterocarpaceae dengan beberapa sungai dan air terjun. Terdapat tumbuhan langka dan khas yaitu daun payung raksasa (Johannesteijsmannia altifrons), bunga raflesia (Rafflesia atjehensis dan R. micropylora) serta Rhizanthes zippelnii yang merupakan bunga terbesar dengan diameter 1,5 meter. Selain itu, terdapat tumbuhan yang unik yaitu ara atau tumbuhan pencekik.

Satwa langka dan dilindungi yang terdapat di taman nasional antara lain mawas/orang utan (Pongo abelii), siamang (Hylobates syndactylus syndactylus), gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus), badak Sumatera (Dicerorhinus sumatrensis sumatrensis), harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae), kambing hutan (Capricornis sumatraensis), rangkong (Buceros bicornis), rusa sambar (Cervus unicolor), dan kucing hutan (Prionailurus bengalensis sumatrana).

Taman Nasional Gunung Leuser merupakan salah satu yang ditetapkan oleh UNESCO sebagai Cagar Biosfir. Berdasarkan kerjasama Indonesia-Malaysia, juga ditetapkan sebagai “Sister Park” dengan Taman Negara National Park di Malaysia.

Beberapa lokasi/obyek yang menarik untuk dikunjungi:

 taman nasional gunung leuser pdf taman nasional gunung leuser di taman nasional gunung leuser melindungi satwa langka taman nasional gunung leuser untuk melindungi taman nasional gunung leuser terdapat di daerah taman nasional gunung leuser berada di provinsi

1. Gurah
Melihat dan menikmati panorama alam, lembah, sumber air panas, danau, air terjun, pengamatan satwa dan tumbuhan seperti bunga raflesia, orangutan, burung, ular dan kupu-kupu. Bohorok. Tempat kegiatan rehabilitasi orangutan dan wisata alam berupa panorama sungai, bumi perkemahan dan pengamatan burung.

2. Kluet
Bersampan di sungai dan danau, trekking pada hutan pantai dan wisata goa. Daerah ini merupakan habitat harimau Sumatera. Sekundur. Berkemah, wisata goa dan pengamatan satwa. Ketambe dan Suak Belimbing. Penelitian primata dan satwa lain yang dilengkapi rumah peneliti dan perpustakaan. Gunung Leuser (3.404 m. dpl) dan Gn. Kemiri (3.314 m. dpl). Memanjat dan mendaki gunung. Arung jeram di Sungai Alas. Kegiatan arung jeram dari Gurah-Muara Situlen-Gelombang selama tiga hari.

3. Orangutan (Pongo pygmaeus)
Atraksi budaya di luar taman nasional yaitu Festival Danau Toba pada bulan Juni di Danau Toba dan Festival Budaya Melayu pada bulan Juli di Medan.

Baca Juga: 10 Tempat wisata di Sumatera Utara Wajib Anda Kunjungi

Aktivitas di Taman Gunung Lauser


Melihat orangutan tertutup di alam liar adalah salah satu pengalaman yang menarik bagi Anda yang baru pertama kali mengunjungi taman nasional Gunung lauser.  di Stasion Rehabilitasi Orangutan Bukit Lawang- Bohorok yang saat ini mendeteksi keradaan orangutang lebih dari 5.000 tinggal di tempat ini. 



 taman nasional gunung leuser terletak taman nasional gunung leuser aceh taman nasional gunung leuser sumatera dimanfaatkan untuk melindungi hewan taman nasional gunung leuser medan taman nasional gunung leuser bukit lawang taman nasional gunung leuser melindungi satwa

Secara kolektif melindungi satwa liar yang beragam di Bukit Barisan Selatan dan Taman Nasional Kerinci Seblat yang membentuk Warisan Dunia. Di sini adalah satu-satunya tempat di mana empat hewan spektakuler di dunia yaitu orangutan, badak, gajah, dan harimau ditemukan sekaligus di Taman Nasional ini.

Saat Mengunjungi Taman nasional Gunung lauser khususnya di Desa Ketambe menawarkan kegiatan selingan di anak Sungai Alas. Jadi bagi anda yang suka berenang dengan menggunkan ban. Di sini, anda dapat menikmati mengapung di sungai menggunakan ban mengikuti aliran sungai. Ban bisa disewa di berbagai kios di sepanjang desa tersebut.


Kegiatan lain yang menarik saat berada di Kawasan Taman Nasional Gunung lauser Anda mungkin ingin mempertimbangkan adalah mengunjungi gua kelelawar, hiking sepanjang sawah dan perkebunan karet, mengunjungi proyek-proyek sosial seperti sekolah bahasa Inggris gratis, rumah dan klinik anak-anak, dan pasar Jumat gembira. 


Jika Anda penasaran, Cukup bergaul dengan beberapa penduduk setempat dan menikmati dengan santai suasana di sekitar warung makan lokal. Untuk perjalanan yang lebih menantang, Anda dapat mempertimbangkan hiking ke puncak Gunung Leuser, yang memakan waktu sekitar 10-14 hari. Desa kecil Angasan adalah titik awal yang sama dan cocok.

Saat anda ingin mengunjungi kawasan taman nasional Gunung lauser Sangat dianjurkan untuk selalu pergi ke hutan dengan di dampingi oleh pemandu lokal. Disini Tersedia cukup pemandu yang baik dan dapat diandalkan untuk mewujudkan petualangan anda di alam bebas. 

Di tempat ini Semua pemandu yang handal harus berlisensi, dan karenanya, meminta untuk melihat izin mereka untuk memastikan keahlian dan pelayanan prima seseorang. Anda tidak hanya akan memiliki ekspedisi yang aman, juga memiliki kesempatan untuk mengamati satwa liar seperti orangutan dan lainnya.

Baca Juga: Taman Nasional Wakatobi Keindahan Wisata Bahari di Sulawesi Tenggara

Tips berkunjung ke Taman Nasional gunung lauser Musim kunjungan terbaik  bulan Juni s/d Oktober setiap tahunnya.

Mencapai Lokasi Taman Gunung lauser


Cara pencapaian lokasi: Medan-Kutacane berjarak ± 240 km atau 8 jam dengan mobil, Kutacane-Gurah/Ketambe berjarak ± 35 km atau 30 menit dengan mobil, Medan-Bohorok/Bukit Lawang berjarak ± 60 km atau 1 jam dengan mobil, Medan-Sei Betung/Sekundur berjarak ± 150 km atau 2 jam dengan mobil, Medan-Tapaktuan berjarak ± 260 km atau 10 jam dengan mobil.

Sesuai Peraturan Menteri Kehutanan Nomor : P.03/Menhut-II/2007, Saat ini pengelola TNGL adalah Unit Pelaksana Teknis (UPT) Direktorat Jenderal Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam (Ditjen PHKA)Departemen Kehutanan yaitu Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (BBTNGL) yang dipimpin oleh Kepala Balai Besar (setingkat eselon II).

Sebagian besar kawasan TNGL memiliki topografi yang curam dan struktur dan tekstur tanah yang rentan terhadap longsor. Hal ini terbukti pada saat banjir bandang yang menghancurkan kawasan wisata alam Bukit Lawang beberapa tahun lalu.

Related Posts