6 Tempat Wisata di Banjarmasin Yang Asyik di Jadikan Tujuan Traveling

shares |

Tempat wisata di Banjarmasin- Kota Banjarmasin adalah ibu kota provinsi Kalimantan Selatan, Indonesia serta kota terbesar dan terpadat di Kalimantan. Kota ini juga termasuk salah satu kota besar di Indonesia dan Kota terpadat di luar pulau Jawa.

Kota Banjarmasin dijuluki dengan sebutan Kota Seribu Sungai karena daerahnya terdapat banyak sungai yang mengalir di kota ini. Banjarmasin ini merupakan kota niaga dan bandar pelabuhan terpenting khususnya di Pulau Kalimantan.

Tempat wisata di Banjarmasin- Kota Banjarmasin adalah ibu kota provinsi Kalimantan Selatan, Indonesia serta kota terbesar dan terpadat di Kalimantan. Kota ini juga termasuk salah satu kota besar di Indonesia dan Kota terpadat di luar pulau Jawa. Kota Banjarmasin dijuluki dengan sebutan Kota Seribu Sungai karena daerahnya terdapat banyak sungai yang mengalir di kota ini. Banjarmasin ini merupakan kota niaga dan bandar pelabuhan terpenting khususnya di Pulau Kalimantan. Kota ini terletak di timur sungai Barito dan dibelah oleh Sungai Martapura yang berhulu di Pegunungan Meratus. (sumber: Wikipedia)

Kota ini terletak di timur sungai Barito dan dibelah oleh Sungai Martapura yang berhulu di Pegunungan Meratus. (sumber: Wikipedia)

Banjarmasin Juga memiliki suku asli yang bernama Suku Banjar, selain di huni suku banjar Banjarmasin juga dihuni oleh beberapa suku yang datang dari berbagai pulau di Indonesia seperti Suku Jawa, Suku Madura, Suku Bugis, Suku Sunda, Suku Bakumpai, Suku Bandar, dan masih banyak lagi lainnya.

Terlepas itu semua kota Banjarmasin juga memiliki banyak destinasi wisata menarik mulai dari wisata alam, wisata religi, wisata sejarah dan masih banyak lagi bisa anda temukan di Kota ini. Untuk lebih jelasnya berikut obyek wisata yang menarik di Banjarmasin yang dapat Anda kunjung:

Daftar Tempat Wisata di Banjarmasin Yang Asyik di Jadikan Tujuan Traveling

1. Masjid Sultan Suriansyah


Masjid Sultan Suriansyah

Mesjid ini dibangun sekitar tahun 1526-1550 sehingga menjadi mesjid tertua di Banjarmasin. Seperti namanya, mesjid ini dibangun pada masa pemerintahan Sultan Suriansyah. Masjid Sultan Suriansyah ini letaknya berdekatan dengan komplek makam Sultan Suriansyah dan di tepian kiri sungai Kuin. 

Masjid Sultan Suriansyah yang didirikan di tepi sungai Kuin ini memiliki bentuk arsitektur tradisional Banjar, dengan konstruksi panggung dan beratap tumpang. Pada bagian mihrab Masjid Sultan Suriansyah ini memiliki atap sendiri yang terpisah dengan bangunan induk.

Mesjid ini terletak di daerah Kuin Utara, makanya disebut juga mesjid Kuin, yang dikenal sebagai Banjar Lama merupakan situs ibu kota Kesultanan Banjar yang pertama kali. Lokasi mesjid Sultan Suriansyah ini tidak terlalu jauh dengan pasar terapung Kuin. 

2. Museum Wasaka

Museum Wasaka

Museum Waja Sampai Kaputing atau kerap disingkat Museum Wasaka menyimpan banyak benda bersejarah saksi bisu perjuangan rakyat Kalimantan Selatan melawan penjajahan Belanda. Kalimat itu merupakan moto perjuangan rakyat Kalimantan Selatan. 

Museum Wasaka diresmikan pada tanggal 10 November 1991, bertempat di rumah Banjar Bubungan Tinggi yang kemudian di alihfungsikan dari bangunan hunian menjadi museum. Hal ini dilakukan sebagai salah satu upaya konservasi bangunan tradisional. 

Di dalam meseum anda bisa melihat koleksi foto, mesin ketik, seragam perjuangan, keris dan senjata api milik Belanda yang dirampas para pejuang. Museum Wasaka yang terletak di Gang H. Andir, Kampung Kenanga Ulu, Kelurahan Sungai Jingah, Kecamatan Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin. 

Museum ini berada di tepi sungai Martapura, berdampingan dengan Jembatan 17 Mei (Jembatan Banua Anyar) 

3. Pasar Terapung


 Pasar Terapung

Pasar Terapung Muara Sungai Kuin adalah pasar terapung tradisional yang berada di atas sungai Barito di muara sungai Kuin, Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Pasar Terapung Muara Kuin merupakan pusaka saujana Kota Banjarmasin. 

Keistemewaan pasar ini adalah masih sering terjadi transaksi barter antar para pedagang berperahu, yang dalam bahasa Banjar disebut bapanduk.

Baca Juga: Mengenal Lebih Dekat Desa Berambai di Kalimantan Selatan

4. Taman Maskot


 Taman Maskot

Banjarmasin mempunyai dua maskot yaitu bekantan dan pohon kasturi. Untuk yang di gerbang masuk ke taman maskot ini, anda akan disambut oleh patung maskot bekantan seukuran badan manusia. 

Kemudian anda juga akan ketemu dengan patung pohon kasturi yang dihinggapi monyet-monyet yang bergantung. Taman maskot terletak di pusat Kota Banjarmasin, tepatnya di kawasan jalan H. Djok Mentaya. Di dalamnya anda bisa melihat berbagai jenis pohon seperti beringin, kasturi, mangga, kelapa gaging, kelapa sawit dan lain-lain. 

Anda juga bisa menikmati beberapa tumbuhan seperti  kaktus, lidah buaya dan beberapa jenis tanaman lain dalam pot membuat taman ini nampak indah.

5. Pulau Kembang


Pulau Kembang

Pulau Kembang menjadi habitat bagi monyet dan berbagai jenis burung.  Pulau Kembang ditetapkan sebagai hutan wisata berdasarkan SK. Menteri Pertanian No. 788/Kptsum12/1976 dengan luas 60 Ha.

Pulau Kembang adalah sebuah delta yang terletak di tengah sungai Barito tepatnya di kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala, provinsi Kalimantan Selatan. Pulau Kembang terletak di sebelah barat Kota Banjarmasin.

6. Jembatan Barito


Jembatan Barito

Jembatan Barito adalah jembatan yang melintang di atas Sungai Barito, Provinsi Kalimantan Selatan, Indonesia, tempatnya jembatan ini berada di wilayah Kabupaten Barito Kuala dan berjarak 15 km dari Kota Banjarmasin.

Jembatan Barito berfungsi untuk menghubungkan sisi timur dan sisi barat Sungai Barito. Panjang jembatan ini sekitar 1 km merupakan tempat favorit untuk menikmati suasana sungai dengan melihat transfortasi air yang berlalu lalang merupakan keasyikan tersendiri.

Related Posts