Taman Nasional Danau Sentarum Destinasi Wisata Menarik Kalimantan Barat

shares |

Taman Nasional Danau Sentarum adalah taman nasional yang melindungi keanekaragaman hayati Danau Sentarum. Taman nasional ini terletak di Kalimantan Barat, Indonesia. Sekitar setengah taman ini terdiri dari danau. Pada tahun 1999, Danau Sentarum ditetapkan sebagai taman nasional. 

Sebelumnya, Taman Nasional Danau Sentarum berstatus cagar alam (1981/1982) dan suaka margasatwa (sejak 1983). Sebenarnya Danau Sentarum merupakan danau penampung air hujan yang sangat luas. Dikala musim penghujan keadaan danau akan pasang dan menggenangi pepohonan yang ada disekitar danau. 

Taman Nasional Danau Sentarum taman nasional danau sentarum di kapuas taman nasional danau sentarum kalimantan taman nasional danau sentarum pontianak taman nasional danau sentarum pdf taman nasional danau sentarum kalbar taman nasional danau sentarum melindungi lokasi taman nasional danau sentarum


Bila Danau Sentarum sedang surut maka kedalaman airnya hanya berkisar 2 hingga 3 meter. Dalam kondisi normal bisa mencapai 3 – 8 meter dan membuat areal danau seolah menjadi padang Sabana seperti lukisan yang nampak indah jika dilihat dari atas dan menajdi daya tarik tersendiri. 

Di kawasan ini ditetapkan sebagai kawasan suaka alam. Danau tersebut bisa juga disebut sebagai penampungan air raksasa. Dimana ketika musim penghujan, di danau tersebut mampu menampung 25% air Sungai Kapuas. Sehingga ketika musim kemarau danau ini mampu memasok separuh air yang mengaliri Kapuas.

Luas wilayah dari kawasan Danau Sentarum adalah 132.000 ha dan ditambah 64.000 ha yang merupakan daerah penyangga. Di sekitar 20 ha adalah danau musiman yang menjadi penutup daerah selaus 30.500 ha dan sisanya merupakan hutan rawa gambut. Danau ini merupakan daerah luapan banjir dari Sungai Kapuas. 

peta taman nasional danau sentarum letak taman nasional danau sentarum zonasi taman nasional danau sentarum

Sedangkan Sungai Kapuas sendiri merupakan daerah tangkapan air sekaligus pengatur tata air bagi DAS Kapuas. Maka dari itu, daerah yang terletak di hilir Sungai Kapuas sangat bergantung dengan fluktuasi jumlah air yang tertampung di danau tersebut. 

Di kawasan suaka alam ini merupakan komplek danau-danau. Terdapat lebih dari 20 buah danau secara alami berperan sebagai reservoar. Luapan banjir yang melanda bentang sungai Kapuas otomatis akan tertampung di kawasan danau tersebut. 

Sistem perairan di danau air tawar dan hutan tergenang ini telah menjadikan danau ini tidak seperti danau-danau lainnya. Airnya yang berwarna hitam kemerah-merahan ini dikarenakan mengandung tannin yang berasal dari hutan gambut di sekitarnya.

Sejarah Berdirinya Taman Nasional Danau Sentarum

Penunjukan Kawasan Danau Sentarum sebagai kawasan Suaka Alam untuk pertamakalinya pada tahun 1981 dengan status sebagai Cagar Alam yaitu berdasarkan Surat Keputusan Direktur Jenderal Kehutanan No.2240/DJ/I/1981 tanggal 15 Jun 1981 dengan luas 80.000 Ha. 

taman nasional danau sentarum di kapuas taman nasional danau sentarum kalimantan barat taman nasional danau sentarum kalimantan

Daerah Danau Sentarum ditetapkan menjadi kawasan Suaka Alam pada tahun 1982 dengan surat Keputusan No. 757/Kpts/Um/10/1982 dengan luas 80.000 ha. Daerah ini dikelola sebagai Suaka Margasatwa oleh Departemen Kehutanan yang diwakili oleh Kantor Sub Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kalimantan Barat yang berkantor di Pontianak. 

Pada tahun 1994 Suaka Margasatwa Danau Sentarum ditetapkan menjadi lokasi Ramsar di Indonesia, karena merupakan salah satu wakil daerah hamparan banjir (lebaklebung, floodplain) yang sangat penting, tidak saja bagi bangsa Indonesia, namun juga bagi dunia Internasional. 

Tanam Nasional Danau Sentarum merupakan salah satu tipe ekosistem hamparan banjir paling luas yang masih tersisa, baik di Indonesai bahkan di Asia Tenggara. Pada tahun 1999, kawasan Suaka Margasatwa Danau Sentarum beruabah fungsi menjadi kawasan Taman Nasional Danau Sentarum melalui Surat Keputusan Menteri Kehutanan dan Perkebunan No. 34/Kpts-II/1999 tanggal 4 Februari 1999 dengan luas 132.000 ha. 

Dan pada tanggal 1 Februari 2007 melalui Peraturan Menteri Kehutanan No. P.03/Menhut-II/2007, secara legalitas dimulainya Unit Pelaksana Teknis Balai Taman Nasional Danau Sentarum yang sementara berkantor di Kabupaten Sintang.

Kekayaan Flora dan Fauna

Danau sentarum ini bukan hanya fenomena alamnya saja yang menjadikan andalan, namun danau ini memiliki kekayaan flora dan fauna yang tidak dimiliki daerah lain. Lebih dari 510 spesies tumbuhan dan 33 spesies yang diantaranya endemik dan juga ada 10 spesies yang merupakan spesies baru. 

taman nasional danau sentarum melindungi lokasi taman nasional danau sentarum sejarah taman nasional danau sentarum
Img: www.cifor.org

Untuk hewan mamalia di kawasan taman nasional ini terdapat 141 spesies yang diantaranya 29 spesies merupakan spesies endemik dan 64% hewan mamalia merupakan endemik Borneo. Terdapat 266 spesies ikan, dan 78% diantaranya merupakan ikan endemik Borneo. 

Di kawasan ini telah tercatat sebagai salah satu habitat ikan air tawar yang paling lengkap di dunia. Tidak hanya itu saja, di hutan-hutannya yang bagus terdapat habitat lebah dan juga menjadi habitat dari berbagai jenis ikan air tawar. 

Ada bermacam ukuran yang terdapat di habitat ikannya, jenis ikan terkecil misalnya yang dikenal dengan nama ikan linut yang ukurannya hanya 1-2 cm dan tubuhnya yang transparan layaknya kaca hingga ikan yang ukurannya memiliki panjang 2 meter seperti ikan tapah dari genus Wallago. Danau ini juga sangat terkenal di Kalimantan Barat dan merupakan habitat langka yaitu Ikan Arwana kalbar.


Lokasi Taman Nasional Danau Sentarum

Danau Sentarum yang menurut posisi geografisnya terletak pada 0o 40' LU dan 112o 20' LS, secara administratif pemerintahan terletak pada 5 kecamatan, yaitu kecamatan Semitau, Batang Lupar, Selimbau, Badau dan Embau kabupaten Kapuas Hulu. 

Untuk aksen mencapai lokasi taman nasional danau sentarum bisa menggunakan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum  yang bisa di tempuh jika anda dari Kota Pontianak berjarak sekitar 700 km denga jalur Pontianak - Sintang - Semitau dengan waktu tempuh selama 11 Jam Perjalanan. 

Bisa ditempuh menggunakan jalaur transfortasi air melalui sungai kapuas dengan menggunakan longboat dari sintang -semitau yang memakan waktu sekitar 7 jam perjalanan, namun anda masih harus melanjutkan lagi dari semitau menuju lanjak dengan menggunakan perahu motor.

Related Posts