Danau Kaco, Air Percikan Surga Yang Tersembunyi di Jambi

shares |

Kekayaan dan pesona keindahan alam Indonesia memang selalu membawa kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Indonesia. Kaya akan flora dan fauna yang beragam serta pemandangan indah sejauh mata memandang menjadikan Indonesia sebagai pusat destinasi yang sudah mendunia. Berbagai keindahan alam dari suasana pegunungan yang sejuk hingga cantiknya panorama bawah laut yang memukau dapat kita nikmati di Indonesia. 

Pesona Keindahan Danau Kaco

Salah satu kekayaan alam Indonesia yang tidak kalah cantik adalah Danau Kaco. Danau yang terletak Desa Lempur, Jambi ini menawarkan panorama yang sangat memikat yang akan membawa kita seakan masuk ke dalam dunia fantasi. Karena air Danau Kaco sangat bersih dan jernih maka masyarakat menyebut danau ini sebagai danau air percikan surga. Air danau ini dianggap sebersih dan sejernih air yang ada di surga.
Danau Kaco, Air Percikan Surga
                               Sumber Img: http://versesofuniverse.blogspot.co.id/2014/11/danau-kaco-nan-biru.html

Jernihnya air danau membuat kita dapat memandang jauh hingga ke kedalaman danau. Karena kejernihannya tersebut kita dapat melihat langsung berbagai makhluk hidup yang ada di dalam Danau Kaco. Kumpulan ikan yang berenang bebas dan birunya air danau melengkapi indahnya panorama Danau Kaco. Selain itu hijaunya pepohonan hutan dan segarnya udara akan memanjakan para pengunjung. 

Air danau yang sangat jernih ini memberikan kesan seakan-akan kita bisa berkaca pada permukaannya. Karena kesan tersebut maka danau ini dinamakan Danau Kaco, yang dalam bahasa setempat berarti danau kaca. Tidak hanya jernih, permukaan air juga dapat memantulkan cahaya sehingga air semakin terlihat berkilau.

Bila di siang hari permukaan danau terlihat tembus pandang lain halnya di malam hari. Sinar rembulan yang menerangi malam akan memantul di permukaan air dan menghasilkan pemandangan yang menakjubkan, terlebih lagi ketika sedang malam purnama. Bulan yang bersinar akan terpantul secara sempurna menerangi area sekitar danau.

Legenda Danau Kaco

Setiap daerah di Indonesia biasanya memiliki kisah legenda tersendiri mengenai tempat wisatanya. Legenda ini memberikan keunikan cerita tersendiri bagi penduduk setempat mau pun para wisatawan yang berkunjung. Tidak jarang pula legenda dari suatu tempat menjadi alasan orang ingin datang berkunjung. 
 Pesona Keindahan Danau Kaco
Sumber Img: http://reyginawisataindonesia.blogspot.com/2016/09/danau-kaco-jambi-dapat-bersinar-di-malam-hari.html

Demikian pula dengan Danau Kaco yang memiliki legenda yang telah diwariskan secara turun-menurun. Menurut masyarakat sekitar alkisah dahulu ada seorang putri kerajaan yang terkenal akan kecantikannya bernama Putri Napal Melintang. Wajah jelitanya berhasil memikat banyak pangeran yang kemudian berusaha untuk mempersuntingnya. Para pangeran ini berondong-bondong mendatangi istana untuk melamarnya sambil membawa berbagai perhiasan sebagai mahar.

Ayah Putri Napal Melintang, Raja Gagak, pun mulai merasa tamak akan berbagai harta yang ia terima. Segala perhiasan yang diterimanya dari para pangeran ia kumpulkan dan simpan. Semakin banyak lamaran berdatangan membuat hartanya semakin banyak. Namun Raja Gagak pun semakin bingung untuk menentukan pangeran mana yang tepat untuk menjadi pasangan putrinya. 

Tak dinyana ternyata kecantikan dan pesona Putri Napal pun berhasil memikat hati ayah kandungnya sendiri. Raja Gagak diam-diam ternyata memendam rasa suka terhadap putrinya. Karena tidak rela menyerahkan putrinya pada orang lain maka ia membawa lari putrinya bersama perhiasan pemberian para pangeran. Raja Gagak pun menodai putri kandungnya sendiri. 

Untuk menyembunyikan tindakan tercelanya, maka sang putri kemudian dibenamkan ke dasar danau bersama dengan perhiasan tersebut. Konon harta yang tertimbun inilah yang membuat Danau Kaco senantiasa bersinar dan berkilau. 

Kisah unik legenda ini telah menjadi mitos yang beredar di antara masyarakat. Masyarakat sekitar mempercayai bahwa harta yang tertimbun masih ada di dasar danau. Namun terlepas dari benar tidaknya mitos tersebut keindahan Danau Kaco tetap mampu menarik wisatawan untuk berkunjung.

Perjalanan Menuju Danau Kaco

Danau Kaco berada di dalam hutan Taman Nasional Kerinci Seblat. Pemandangan luar biasa dari danau ini masih terselubung di antara lebatnya hutan dan membutuhkan upaya yang cukup besar untuk mencapainya. 

Lokasi Danau Kaco berjarak kurang lebih 500 kilometer dari kota Jambi. Pertama-tama kita harus menempuh perjalanan menuju Kota Sungai Penuh selama 8-10 jam, kemudian dilanjutkan dengan perjalanan selama 1,5 jam menuju pintu masuk Desa Lempur. Setelah itu kita harus menyusuri hutan untuk menuju danau dengan berjalan kaki selama 3-5 jam.

Pemandangan yang spektakuler sepanjang perjalanan akan membuat kita melupakan rasa lelah dan letih karena perjalanan yang jauh. Hijaunya pepohonan, suara kicauan burung, dan berbagai fauna yang dapat ditemukan di hutan akan menemani perjalanan kita mencapai danau. Segala kelelahan akan terbayarkan saat kita menyaksikan langsung keindahan air danau yang masih bersih dan sangat jernih. 

Perjalanan menuju Danau Kaco membutuhkan stamina dan kekuatan fisik yang prima. Oleh karena itu sebaiknya kita telah mempersiapkan kondisi tubuh sebelum mengunjungi Danau Kaco agar tidak tumbang sebelum menyaksikan panorama yang indah. Kita juga bisa mengistirahatkan tubuh dan menghabiskan malam dengan mendirikan tenda di pinggir danau. Terbangun di pagi hari dengan pemandangan fenomenal Danau Kaco akan memberikan pengalaman tak terlupakan bagi kita.

Menyatu dengan Alam di Danau Kaco

Setelah perjalanan panjang untuk mencapai Danau Kaco akan sayang rasanya bila kita tidak menikmatinya secara maksimal. Ada berbagai kegiatan yang bisa kita lakukan untuk menikmati indahnya alam Desa Lempur.

Legenda Danau Kaco Perjalanan Menuju Danau Kaco Menyatu dengan Alam di Danau Kaco
Sumber Img: http://www.fotoaceh.com/2016/02/danau-kaco-kerinci-jambi-indonesia.html?m=0

Kita dapat berenang di Danau Kaco sambil menyelam dan menyaksikan indahnya kehidupan di bawah danau. Kita dapat bermain bersama ikan-ikan kecil yang berenang di dalam danau. Ikan semah, yaitu ikan yang banyak ditemukan dalam Danau Kaco, adalah spesies unik yang hanya terdapat di danau tersebut. Kita dapat bermain bersama mereka sambil merasakan segarnya air danau. Namun perlu diingat bahwa ikan semah sangat dilindungi oleh masyarakat Desa Lempur dan bila ada yang berusaha menangkap dan memakannya maka akan menerima sanksi adat. 

Danau seluas kurang lebih 900 m2 ini memiliki kedalaman yang masih menjadi misteri. Kalau merasa tertantang untuk mencari tahu kita bisa mencoba menyelam dalam, tapi jangan pernah takabur. Karena beberapa penyelam yang sudah berpengalaman pun mengalami kendala karena kedalaman danau yang tidak terhitung.

Selain berenang kita juga bisa menikmati sejuknya udara dan hijaunya pepohonan teduh di sekitar danau. Alam yang indah akan melepaskan penat dan jenuh yang mungkin sedang kita alami dan menggantikannya dengan rasa rileks dan santai. Sebaiknya juga kita jangan sampai lupa untuk berfoto-foto agar pengalaman ini bisa menjadi kenangan yang abadi.

Saat hendak kembali ke rumah masing-masing ada berbagai oleh-oleh khas Desa Lempur yang bisa kita beli, yaitu dodol kentang dan sirup kayu manis. Oleh-oleh ini dibuat sendiri oleh masyarakat Desa Lempur sehingga terjamin keasliannya. Kita tidak akan bisa mendapatkannya di tempat lain.

Keindahan Danau Kaco hanyalah salah satu kekayaan alam Indonesia yang masih belum terjamah. Potensi yang begitu besar dari Danau Kaco ini kita harapkan semoga dapat semakin diketahui oleh banyak orang baik wisatawan dalam negeri mau pun wisatawan asing.

Related Posts