Candi Borobudur Salah satu Keajaiban Dunia

Candi Borobudur Salah satu Keajaiban Dunia

Diposting pada
  • 2
    Shares

Wisata Candi Borobudur merupakan salah satu Wisata Keajaiban Dunia. Dan ini tempat wisata candi yang harus anda kunjungi. Merupakan salah satu dari tujuh kejaiban dunia, tempatnya bagus dan memberikan pemandangan sangat indah jika dinikamati pada puncak candi Borobudur. Dilihat dari bentuk bangunan yang begitu rapi dan menabjubkan yang di bangun saat peralatan yang belum modern seperti sekarang ini.

Wisata Candi Borobudur

Meskipun Borobudur masuk dalam wilayah Jawa Tengah. Namun karena letaknya berdekatan dengan Daerah Istimewa Yogyakarta. Maka banyak perusahaan biro paket perjalanan wisata yang menyertakan Tempat wisata Candi Borobudur kedalam Paket Wisata di Yogyakarta. Hal itu juga yang membuat Candi Borobudur semakin ramai dikunjungi oleh para wisatawan baik domestik maupun mancanegara.

Lokasi Tempat Wisata Candi Borobudur

Banyak sekali wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Candi Borobudur, hal itu karena Candi Borobudur pernah dinobatkan sebagai salah satu dari 7 Keajaiban Dunia. Candi Borobudur beralamat di Borobudur, Magelang, Jawa Tengah.

Lokasi ini sekitar 100 km sebelah barat daya Semarang. Jika dari Surakarta sekitar 86 km ke arah barat sedangkan jika dari Yogyakarta sekitar 40 km kearah barat laut.

Bentuk Bangunan Candi Borobudur

Candi Borobudur Salah satu Keajaiban Dunia

Candi Borobudur secara umum berbentuk seperti punden berundak milik masyarakat zaman prasejarah. Candi Borobudur terdiri dari enam teras berbentuk bujur sangkar yang diatasnya ada 3 pelataran yang melingkar. Pada dinding candi dihiasi oleh 2672 panel relief serta 504 buah arca Budha.

Di pusat bangunan terdapat stupa utama dengan ukuran paling besar diantara stupa lainnya. Stupa di Candi Borobudur berjulah 72 buah yang didalamnya terdapat arca Budha yang sedang duduk bersila dalam posisi teratai sempurna dengan mudra Dharmachakra mudra.

Baca Juga: Tempat Wisata Religi di Demak Saat Bulan Ramadhan dan Manfaatnya

Sejarah / Asal Usul Borobudur

Candi Borobudur Salah satu Keajaiban Dunia

Candi Borobudur adalah salah satu candi atau kuil Budha terbesar di Indonesia. Sekaligus jadi monumen Buddha terbesar di dunia.Tidak banyak yang mengenai asal-usul nama Borobudur. Hingga sekarang pun masih misterius. Namun, website Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mencatat, pada zaman dahulu di dekat Candi Borobudur tumbuh subur pohon budur. Budur ditafsirkan sebagai pohon bodhi atau pohon kehidupan.

Borobudur memang sempat ‘terlantar’ dalam tumpukkan debu dan abu vulkanik yang lantas ditumbuhi pohon dan semak belukar. Sehingga saat tersebut Borobudur benar-benar serupa bukit.

Pada tahun 1873, Candi Borobudur kemudian dimurnikan dari tumbuhan yang tumbuh pada candi. Hingga ketika ini belum terdapat yang dapat menjawab dalil mengapa Borobudur ditinggalkan sampai akhirnya terkubur dalam tanah sebelum ditemukan pulang oleh Raffles. Sebagian menduga, candi itu ditinggalkan sebab bencana letusan Gunung Merapi.

Pada akhir tahun 1960-an, pemerintah Indonesia telah mengemukakan permintaan untuk masyarakat Internasional guna pemugaran besar-besaran demi mengayomi monumen ini. Pada 1973, rencana induk untuk mencairkan Borobudur dibuat. Pemerintah Indonesia dan UNESCO mengambil tahapan untuk perbaikan lengkap monumen ini dalam sebuah proyek besar antara tahun 1975 dan 1982.

Situs Warisan Dunia

Setelah renovasi, UNESCO memasukkan Borobudur ke dalam susunan Situs Warisan Dunia pada tahun 1991. Borobudur masuk dalam kriteria kebiasaan mewakili mahakarya kreativitas insan yang jenius.

Tahukah Anda, bila Candi Borobudur adalahsalah satu objek wisata kesayangan di Indonesia. Tidak melulu warga Indonesia, penduduk negara asing pun berduyun-duyun berkunjung ke Candi Borobudur. Ia pun kerap dijadikan lokasi menggelar sejumlah acara kebudayaan maupun acara komersil. Baca Juga: Obyek Wisata Pesona Candi Prambanan

Gambar Gravatar
"Serius dalam menjalani hidup harus di buktikan dengan fokus mengerjakan sesuatu tanpa harus menyerah saat gagal"

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *