Masjid Gedhe Kauman Objek Wisata Sejarah Sekaligus Religi di Yogyakarta

Masjid Gedhe Kauman Objek Wisata Sejarah Sekaligus Religi di Yogyakarta

Diposting pada

Masjid Gede Kauman-Yogyakarta sebagai kota wisata menawarkan berbagai macam destinasi atau objek wisata yang beragam dan juga menarik yang menjadi favorit tujuan wisata para wisatawan. Salah satu wisata yang menarik untuk dikunjungi adalah wisata religi di Masjid Gedhe Kauman.

Jika Anda Pecinta seni dengan arsitektur kuno dan menyukai wisata religi, maka masjid Gede Kaumanlah tempatnya yang cocok untuk anda kunjungi. Perlu anda tahu juga bahwa Kuliner Makanan Khas Jogja Yang Populer dengan makanan tradisionalnya yang bisa anda coba saat berada di Jogja.

Masjid Gedhe Kauman Yogyakarta

Masjid Gedhe Kauman Objek Wisata Sejarah Sekaligus Religi di Yogyakarta

Bangunan masjid gede kauman ini memiliki luas keseluruhan mencapai 16.000 m3. Selain bangunan utama masjid terdapat pula bangunan-bangunan lain disekitar masjid seperti 2 buah Pagongan. Terletak di sebelah utara dan selatan merupakan tempat untuk melatakkan gamelan, 2 buah Pajagan yang merupakan tempat untuk berjaga, Pengulon yang berfungsi sebagai rumah para ulama dan imam serta makam.

Selain itu terdapat pula kantor sekretariat, dewan takmir serta kantor urusan agama. Masjid ini Sebagai salah satu bagian tak terpisahkan dari Keraton Yogyakarta, Masjid Kauman sarat akan simbol dan filosofi Jawa kuno.

Masjid memiliki atap bersusun tiga dengan gaya tradisional Jawa bernama Tajuk Lambang Teplok dengan mustaka sebagai ilustrasi daun kluwih dan gadha. Bagian dalam masjid juga sangat kental dengan nuansa etnik, membuat para pengunjung atau jamaah terasa berada di tengah jaman kerajaan karena desainnya yang khas.

Ruang utama masjid ditopang oleh 36 tiang yang terbuat dari kayu jati tanpa sambungan. Berdiri saka guru atau tiang utama terdiri atas 4 tiang dengan tinggi masing-masing 4 meter. Diperkirakan tiang kayu ini telah berusia 400-500 tahun. 

Karena letaknya yang masih berada di dalam Komplek Kraton Yogyakarta. Maka masjid ini sering dikunjungi oleh para wisatawan yang penasaran akan keindahan masjid. Selain itu kawasan ini juga dekat dengan objek wisata lainnya yang membuat pengunjung tidak perlu kuatir akan kehabisan waktunya saat berwisata kesini.

Sejarah Masjid Gedhe Kauman Yogyakarta 

Masjid Gedhe Kauman Objek Wisata Sejarah Sekaligus Religi di Yogyakarta

Masjid Gedhe Kauman ini selain sebagai tempat wisata religi di Yogya juga sebagai tujuan wisata sejarah Jogja. Karena Masjid ini merupakan salah satu masjid tertua di Yogyakarta. Dibangun oleh Sri Sultan Hamengkubuwono I bersama Kyai Faqih Ibrahim Diponingrat (penghulu kraton pertama) dan Kyai sebagai arsiteknya.

Masjid ini dibangun pada hari Ahad Wage, 29 Mei 1773 M atau 6 Robi’ul Akhir 1187 H. Dibangun sebagai pusat peribadatan umat Islam, masjid ini terletak di sebelah barat alun-alun utara Kraton Yogyakarta. Dikenal sebagai Masjid Kagungan Dalem Karaton Ngayokyakarta Hadiningrat atau Masjid Besar Yogyakarta.

Asal Usul Nama Kauman Di mana bangunan tersebut dinamakan Pakauman atau tempat para Kaum= Qoimuddin atau penegak agama, hingga akhirnya di kenal kampung Kauman. Selain membangun masjid, Sri Sultan juga melengkapi dengan bangunan yang digunakan sesuai dengan fungsi masing – masing bangunan. 

Salah saatu bangunan tersebut adalah perumahan bagi penghulu Keraton dengan keluarganya. Perumahan yang dibangun di sisi utara masjid ini diberikan kepada para Ulama Ketib (Khotib). Abdi Dalem Kaji Selusinan dan Abdi Dalem Banjar Mangah.

Baca Juga: Sonobudoyo Museum Terlengkap di Yogyakarta

Alamat Masjid Gedhe Kauman Yogyakarta 

Mesjid Gedhe Kauman Mesjid Gedhe Kauman Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat) adalah masjid raya Kesultanan Yogyakarta. Atau Masjid Besar Yogyakarta, yang terletak di sebelah barat kompleks Alun-alun Utara Kraton Yogyakarta. Namun jika alamat Secara administrasi masjid ini beralamat di Kampung Kauman, Kelurahan Ngupasan, Kecamatan Gondomanan, Kota Yogyakarta.
Gambar Gravatar
"Serius dalam menjalani hidup harus di buktikan dengan fokus mengerjakan sesuatu tanpa harus menyerah saat gagal"

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *